Senin, 19 Desember 2011

Panglima Besar Jendral Sudirman

Jasmerah, Jangan sekali-kali melupakan sejarah (kata belua : Ir. Soekarno, Proklamator Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai Presiden Pertama Negara dan Bangsa Indonesia)

Anak Bangsa Indonesia satu lagi yang berjasa dalam pembentukan Tentara Keamanan Rakyat .... sebagai Embrio cikal-bakal Tentara Nasional Indonesia (TNI) khususnya Pasukan Infantri.



Soedirman
24 Januari 191629 Januari 1950
Soedirman.jpg
Jenderal Besar Soedirman
Tempat kelahiran Bodas Karangjati, Purbalingga, Jawa Tengah
Tempat kematian Magelang, Jawa Tengah, Indonesia
Pengabdian bagi Bendera Indonesia Indonesia
Lama berdinas 1945–1950
Pangkat Jenderal Besar Anumerta Bintang Lima (1997)
Kesatuan TKR/TNI
Divisi V / Banyumas
Batalyon Kroya
Komando Panglima Besar TKR / TNI (pangkat Jenderal)
Panglima Divisi V / Banyumas (pangkat Kolonel)
Komandan Batalyon Kroya, Jawa Tengah
Pertempuran/perang Palagan Ambarawa
Serangan Umum 1 Maret 1949
Perang Kemerdekaan Indonesia
Penghargaan Pahlawan Pembela Kemerdekaan
Jenderal Besar TNI Anumerta Soedirman (Ejaan Soewandi: Sudirman) (lahir di Bodas Karangjati, Purbalingga, Jawa Tengah, 24 Januari 1916 – meninggal di Magelang, Jawa Tengah, 29 Januari 1950 pada umur 34 tahun) adalah seorang pahlawan nasional Indonesia yang berjuang pada masa Revolusi Nasional Indonesia. Dalam sejarah perjuangan Republik Indonesia, ia dicatat sebagai Panglima dan Jenderal RI yang pertama dan termuda. Saat usia Soedirman 31 tahun ia telah menjadi seorang jenderal. Meski menderita sakit tuberkulosis paru-paru yang parah, ia tetap bergerilya dalam perang pembelaan kemerdekaan RI. Pada tahun 1950 ia wafat karena penyakit tuberkulosis tersebut dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara di Semaki, Yogyakarta.

Hari ini hari bersejarah untuk Pasukan Infanteri dari TNI salah satu kebanggaan Bangsa Indonesia, yang memperingati hari jadinya, 19 Desember 2011, dilakukan serempak untuk KODAM JAYA, di Batalyon Infanteri Mekanis 201 / Jaya Yudha, di Gandaria Jakarta Timur.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan antara lain :
1. Gerak Jalan Peleton Beranting (TONTING) juara 1 Kopassus, juara 2 Yon Mekanis 201 Jaya Yudha,
    juara 3 Yon 202 Tajimalela.
2. Perbaikan saran sekolah Taman Kanak-kanak di lingkungan Yon Mekanis 201 Jaya Yudha
3. Penanaman Pohon Buah nan Langka (Mangga, Gawok, Rambutan ... dll) oleh pimpinan di satuan Infateri.
4. Bakti sosial dengan Pengobatan Gratis untuk masyarakat sekitar Batalyon Infanteri Mekanis 201 Jaya
    Yudha.

Ini penulis tertarik untuk mendokumrntasikan, karena sebagai peserta undangan yang hadir dalam upacara penutup kegiatan, dengan Inspektur Upacara Kepala Staff Infanteri Kodam Jaya Mayjen (Bintang satu) Waris ... (mohon maaf kalau ada kesalahan menyebut). Pasukan terakhir Tonting menyerahkan beberapa hal diantaranya 4 tabung berisi tentang hal-hal yang berkaitan dengan Panglima Besar Jendral Soedirman sebagai sesepuh TNI. Ada Sumpah, Amanat, Perintah Kilat perlawanan terhadap agresi Belanda ke dua di Jogyakarta, sampai kita kuasai kembali.

Dirgahayu INFANTERI TNI ..... Jayalah Bangsa Indonesia.
Salam Berkah Sobat.



Selasa, 06 Desember 2011

Nasehat Haji

Alhamdulillah ini saya kutib dari nasehat Gus Mus dalam Fikih Keseharian-nya, yang menarik untuk saya sampaikan disini, sekalian mengambilnya untuk renungan di hari Asyuro ini. Semoga memantabkan bagi kita yang cinta Alloh dan Rosulullah serta parasolihin.

Tanya:
Pak Mus, Alhamdulillah, tahun ini, Insya Allah saya akan berangkat haji, menunaikan rukun ISlam kelima. Berkenaan dengan itu, selain minta doa restu, sudilah Pak Mus memberikan nasihat dan saran ala kadarnya. Terima kasih sebelum dan sesudahnya.
                                                                                                                         (Abdul Lathif - Jepara)

Jawab:
Al-Hamdulillah saya ikut bersyukur dan mendoakan mudah-mudahan Anda dan segenap haji kita senantiasa mendapatkan taufik dan hidayah Allah, selamat sejak kepergian hingga sampai kembali ke tanah air, dikaruniai kesehatan lahir batin sehingga dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan diterima oleh Allah Swt.

Saran saya sedikit saja, ya. "Kan sudah ditatar. Ini:
  1. Hendaknya niat ditoto sebaik-baiknya dan seikhlas-ikhlasnya.
  2. Perlu saya ingatkan bahwa ibadah haji, tidak seperti salat, lebih mengandalkan 'laku'nya daripada bacaan-bacaanya. Ini saya ingatkan karena tidak jarang saya jumpai jamaah yang karena terlalu konsentrasi bacaan-bacaannya plus tetek-bengek lainnya, lalu lupa memperhatikan 'laku' ibadah yang satu ini justru paling penting sering terjadi, melempar jumrah dari kejauhan dan seenaknya (bahkan acap kali malah kena kepala orang!).
  3. Berdasarkan pengalaman, ini penting pengendalian diri mesti lebih diperketat. Maklum kumpul orang banyak yang bermacam-macam adatnya, ditambah faktor iklim dan sikon lainnya, kadang-kadang jadi tidak sabaran. Padahal Allah dalam kitab suci-Nya, sudah wanti-wanti kepada orang yang seperti Anda sekarang ini, agar dalam mengerjakan haji, tidak bertengkar (jidal), disamping tidak mengeluarkan kata-kata yang membangkitkan birahi (rafats), dan berbuat kefasikan (fusuk). Seperti dalam firman-Nya: "(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan bantah-bantahan di dalam mmengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah menegtahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang berakal." (QS 2, Al-Baqarah: 197)
  4. Jangan lewatkan kesempatan untuk berdoa di tempat-tempat mustajab seperti di Multazam (antara Hajar Aswad dan pintu Ka'bah), di Arafah dan sebagainya.
Dan last but least, jagalah kesehatan baik-baik. Apalagi kabarnya suhu saat ini pasti panas sekali jangan segan-segan berkonsultasi dengan tim kesehatan. Tanya dan ikuti nasehat dokter. Kalau sampai sakit, Anda sendiri yang rugi, baik dari segi ibadah atau lainnya. Nah, ini saja. Selamat beribadah haji. Hajjan mabruura, wa sa'yan masykuura, wa dzamban maghfuura, wa tijaaratan lan tabuura!. [] 

... semoga bermanfaat, Salam Berkah Sobat.