Jasmerah, Jangan sekali-kali melupakan sejarah (kata belua : Ir. Soekarno, Proklamator Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai Presiden Pertama Negara dan Bangsa Indonesia)
Anak Bangsa Indonesia satu lagi yang berjasa dalam pembentukan Tentara Keamanan Rakyat .... sebagai Embrio cikal-bakal Tentara Nasional Indonesia (TNI) khususnya Pasukan Infantri.
Jenderal Besar TNI Anumerta Soedirman (Ejaan Soewandi: Sudirman) (lahir di Bodas Karangjati, Purbalingga, Jawa Tengah, 24 Januari 1916 – meninggal di Magelang, Jawa Tengah, 29 Januari 1950 pada umur 34 tahun) adalah seorang pahlawan nasional Indonesia yang berjuang pada masa Revolusi Nasional Indonesia. Dalam sejarah perjuangan Republik Indonesia, ia dicatat sebagai Panglima dan Jenderal RI yang pertama dan termuda. Saat usia Soedirman 31 tahun ia telah menjadi seorang jenderal. Meski menderita sakit tuberkulosis paru-paru yang parah, ia tetap bergerilya dalam perang pembelaan kemerdekaan RI. Pada tahun 1950 ia wafat karena penyakit tuberkulosis tersebut dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara di Semaki, Yogyakarta.
Hari ini hari bersejarah untuk Pasukan Infanteri dari TNI salah satu kebanggaan Bangsa Indonesia, yang memperingati hari jadinya, 19 Desember 2011, dilakukan serempak untuk KODAM JAYA, di Batalyon Infanteri Mekanis 201 / Jaya Yudha, di Gandaria Jakarta Timur.
Kegiatan-kegiatan yang dilakukan antara lain :
1. Gerak Jalan Peleton Beranting (TONTING) juara 1 Kopassus, juara 2 Yon Mekanis 201 Jaya Yudha,
juara 3 Yon 202 Tajimalela.
2. Perbaikan saran sekolah Taman Kanak-kanak di lingkungan Yon Mekanis 201 Jaya Yudha
3. Penanaman Pohon Buah nan Langka (Mangga, Gawok, Rambutan ... dll) oleh pimpinan di satuan Infateri.
4. Bakti sosial dengan Pengobatan Gratis untuk masyarakat sekitar Batalyon Infanteri Mekanis 201 Jaya
Yudha.
Ini penulis tertarik untuk mendokumrntasikan, karena sebagai peserta undangan yang hadir dalam upacara penutup kegiatan, dengan Inspektur Upacara Kepala Staff Infanteri Kodam Jaya Mayjen (Bintang satu) Waris ... (mohon maaf kalau ada kesalahan menyebut). Pasukan terakhir Tonting menyerahkan beberapa hal diantaranya 4 tabung berisi tentang hal-hal yang berkaitan dengan Panglima Besar Jendral Soedirman sebagai sesepuh TNI. Ada Sumpah, Amanat, Perintah Kilat perlawanan terhadap agresi Belanda ke dua di Jogyakarta, sampai kita kuasai kembali.
Dirgahayu INFANTERI TNI ..... Jayalah Bangsa Indonesia.
Salam Berkah Sobat.
Anak Bangsa Indonesia satu lagi yang berjasa dalam pembentukan Tentara Keamanan Rakyat .... sebagai Embrio cikal-bakal Tentara Nasional Indonesia (TNI) khususnya Pasukan Infantri.
| Soedirman | |
|---|---|
| 24 Januari 1916–29 Januari 1950 | |
Jenderal Besar Soedirman |
|
| Tempat kelahiran | Bodas Karangjati, Purbalingga, Jawa Tengah |
| Tempat kematian | Magelang, Jawa Tengah, Indonesia |
| Pengabdian bagi | |
| Lama berdinas | 1945–1950 |
| Pangkat | Jenderal Besar Anumerta Bintang Lima (1997) |
| Kesatuan | TKR/TNI Divisi V / Banyumas Batalyon Kroya |
| Komando | Panglima Besar TKR / TNI (pangkat Jenderal) Panglima Divisi V / Banyumas (pangkat Kolonel) Komandan Batalyon Kroya, Jawa Tengah |
| Pertempuran/perang | Palagan Ambarawa Serangan Umum 1 Maret 1949 Perang Kemerdekaan Indonesia |
| Penghargaan | Pahlawan Pembela Kemerdekaan |
Hari ini hari bersejarah untuk Pasukan Infanteri dari TNI salah satu kebanggaan Bangsa Indonesia, yang memperingati hari jadinya, 19 Desember 2011, dilakukan serempak untuk KODAM JAYA, di Batalyon Infanteri Mekanis 201 / Jaya Yudha, di Gandaria Jakarta Timur.
Kegiatan-kegiatan yang dilakukan antara lain :
1. Gerak Jalan Peleton Beranting (TONTING) juara 1 Kopassus, juara 2 Yon Mekanis 201 Jaya Yudha,
juara 3 Yon 202 Tajimalela.
2. Perbaikan saran sekolah Taman Kanak-kanak di lingkungan Yon Mekanis 201 Jaya Yudha
3. Penanaman Pohon Buah nan Langka (Mangga, Gawok, Rambutan ... dll) oleh pimpinan di satuan Infateri.
4. Bakti sosial dengan Pengobatan Gratis untuk masyarakat sekitar Batalyon Infanteri Mekanis 201 Jaya
Yudha.
Ini penulis tertarik untuk mendokumrntasikan, karena sebagai peserta undangan yang hadir dalam upacara penutup kegiatan, dengan Inspektur Upacara Kepala Staff Infanteri Kodam Jaya Mayjen (Bintang satu) Waris ... (mohon maaf kalau ada kesalahan menyebut). Pasukan terakhir Tonting menyerahkan beberapa hal diantaranya 4 tabung berisi tentang hal-hal yang berkaitan dengan Panglima Besar Jendral Soedirman sebagai sesepuh TNI. Ada Sumpah, Amanat, Perintah Kilat perlawanan terhadap agresi Belanda ke dua di Jogyakarta, sampai kita kuasai kembali.
Dirgahayu INFANTERI TNI ..... Jayalah Bangsa Indonesia.
Salam Berkah Sobat.




